Apa itu Docking Kapal? Ini Penjelasan & Jenis-Jenisnya

Docking Kapal

Docking kapal adalah proses penggeseran kapal dari perairan ke atas dermaga atau dok dengan melakukan persiapan sebelumnya, serta harus dilakukan secara berhati-hati menggunakan bantuan fasilitas pengedokan.

Docking kapal dilakukan biasanya bertujuan untuk keperluan pemeliharaan kapal seperti memeriksa dan memperbaiki kerusakan, pengecatan badan kapal serta membersihkan badan kapal di bawah garis air.

Terdapat survey periodik di dunia perkapalan, salah satunya Docking Survey (Survey Pengedokan) yang digunakan untuk pemeriksaan berkala terhadap perlengkapan komponen bagian luar dari sistem penggerak, kondisi lambung di bawah garis air dan perlengkapan penutup mesin. Maka dari itulah Docking Kapal harus dilakukan.

Berikut ini penjelasan beberapa jenis pengedokan yang dilakukan pada kapal:

Syncrolift Dry Dock (Dock Angkat)

Syncrolift dry dock atau dok angkat merupakan sebuah fasilitas pengedokan kapal dengan bantuan pengantar lift untuk menurunkannya di dok. Persiapan untuk melakukan Dok angkat ini adalah dengan mempersiapkan ganjalan berupa blok lurus ataupun balok samping untuk membuat peralatan mencapai kedudukan tertentu sebelum kapal dimasukan tepat di atas ganjalan tersebut.

Floating Dock (Dok Apung)

Floating Dock atau Dok Apung adalah fasilitas pengedokan berupa bangunan konstruksi dengan ponton-ponton yang dilengkapi dengan crane pengangkat, perlengkapan tambat, pompa-pompa air serta perlengkapan reparasi kapal lainnya yang dimana konstruksi ini dapat diapungkan dan ditenggelamkan dalam arah vertikal.

Graving Dock (Dok Gali atau Dok Kolam)

Graving Dock atau yang biasa juga disebut dok kolam merupakan suatu fasilitas pengedokan berupa banguan dengan bentuk kolam yang terletak di tepi laut maupun sungai. Dengan dinding yang kokoh layaknya kolam renang, beban berat air akan mampu diterima oleh dinding dan lantai dok kolam ketika ada kapal yang akan dimasukkan atau dikeluarkan ke dalam dok kolam tersebut. Sedangkan pada saat kosong, dok akan menerima tekanan tanah dari sekitarnya.

Proses keluar masuknya kapal ke dok kolam yakni melalui pintu yang terbuat dari konstruksi baja dengan bentuk seperti sebuah ponton dimana pada pintu tersebut terdapat rongga-rongga yang dapat di-isi air ataupun dikosongkan sehingga pintu tersebut dapat terapung di atas air dan juga dapat dipindahkan apabila rongga-rongga tersebut kosong.

Baca Juga: Mengenal Batu Pecah / Batu Split , Ukuran, Jenis, Fungsi serta Harganya

Slipway Dock (Dok Tarik)

Slipway dock atau dok tarik merupakan salah satu fasilitas pengedokan kapal dengan cara menyiapkan bantalan berupa trolley sebagai dudukan dari kapal agar setelah kapal didudukan pada tolley tersebut dapat ditarik dari permukaan air dengan mesin derek tali baja melalui suatu rel yang menjorok masuk ke dalam perairan dengan posisi yang condong ke arah tertentu sampai ke tepi perairan yang tidak terganggu oleh pasang surut air laut.

Anda Memiliki Kebutuhan Docking Kapal?

Hubungi kami disini apabila saat ini anda sedang memiliki kebutuhan untuk Docking Kapal.

Read More