Cara Kerja Pengurugan Tanah Yang Benar 

Langkah-Langkah Pengurugan

Persiapan

Tahap persiapan merupakan tahap awal sebelum melakukan pengurugan, seperti meninjau untuk melihat spesifikasi tanah dan luas area yang hendak diurug langsung area yang hendak ditimbun, sehingga bisa ditentukan jenis tanah yang digunakan untuk menimbun ketika spesifikasi tanah sudah teridentifikasi.

Melalui tahap peninjauan ini pula dapat diperkirakan volume tanah urug yang diperlukan. Ketika volume tanah urug yang dibutuhkan besar, maka akan dipersiapkan alat bantu seperti dozer, excavator dan beberapa alat bantu lainnya

Turap

Turap adalah dinding vertikal yang cenderung tipis dan berfungsi untuk menahan tanah serta air agar tidak masuk ke lubang galian Tahapan turap ini bisa dikerjakan apabila tahap persiapan telah dilakukan dengan baik. Turap dapat dipersiapkan untuk mencegah kelongsoran bila volume urugan besar, dalam dan berbatasan dengan bangunan.

Pengurugan

Pengurugan dapat dimulai setelah area yang diurug telah bersih dari berbagai sampah, memasang batasan dan patok, kemudian menarik benang dari patok ke patok dengan tujuan mendapatkan permukaan tanah yang rata sesuai dengan ketinggian yang diinginkan.

Kemudian pengurugan dapat dilakukan lapis demi lapis sesuai dengan ketentuan dengan melakukan pemadatan di setiap lapisnya sebelum ditambahkan dengan material urug untuk lapisan berikutnya. Guna mendapatkan hasil pemadatan pengurugan tanah yang maksimal, menggunakan alat bantu yang berfungsi untuk pemadatan seperti stamper, baby roller dan alat jenis lainnya.

Pemeriksaan

Untuk memastikan tanah benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan standar kelayakan, setelah pekerjaan pengurugan sudah selesai dikerjakan, maka selanjutnya adalah melakukan tahap pemeriksaan. Hal yang harus diperiksa dalam tahap pemeriksaan ini meliputi jenis tanah urugan, kemiringan tanah urugan, pemeriksaan batas urugan, dewatering, sistem proteksi dan kepadatan urugan.

Alat-alat yang digunakan untuk pengurugan tanah

Alat ukur (survey)

Alat ukur ini merupakan alat yang harus dibawa saat survey. Alat ukur tersebut biasanya merupakan alat ukur optik, alat ukur tanah dan alat ukur elektronik. Contohnya seperti Automatic Level atau Waterpass adalah pengukuran untuk menentukan ketinggian atau beda tinggi antara dua titik. Pengukuran Automatic Level merupakan hal yang penting dalam melakukan pekerjaan seperti pengurugan. Gunanya untuk mendapatkan data sebagai keperluan perencanaan, pemetaan ataupun untuk pekerjaan konstruksi.

Ada juga Theodolit yang merupakan alat ukur tanah yang dipakai untuk mengukur ketinggian tanah dengan sudut tegak dan sudut datar dengan tingkat akurasi hasil pengukuran sudut mencapai satuan duit oleh satuan detik. Penggunaan theodolit umumnya diaplikasikan saat penentuan sudut siku-siku, menentukan ketinggian, pemetaan situasi dan pengamatan matahari.

Excavator

Excavator merupakan alat berat yang umumnya digunakan dalam induksi konstruksi, perhutanan atau pertanian, mempunyai 2 tungkai menyerupai belalai yang disebut boom dan dipper.

Dump truck

Dump truck umumnya berfungsi untuk mengangkut semacam kerikil, pasir dan tanah untuk keperluan konstruksi. Dump Truck merupakan truk yang isinya dapat dikosongkan tanpa penanganan.

Dozer

Dozer merupakan alat berat yang digunakan pada industri konstruksi dengan fungsi untuk mendorong, menggali maupun menarik material seperti batuan, tanah, pasir dan lainnya. Walaupun istilah dari Bulldozer sendiri memang digambarkan sebagai tipe dari alat berat namun dari istilah Dozer ini hanya menunjuk ke traktor yang memiliki rantai dan dilengkapi dengan adanya blade pada sebuah bulldozer.

Compactor

Compactor merupakan mesin yang berfungsi untuk memperkecil ukuran material seperti massa bio melalui pemadatan atau material limbah.

Selain alat-alat di atas, alat lainnya seperti pompa air, pacul dan lain-lainnya.

Jenis Tanah Yang Urug Yang Baik

Tanah Liat (Semi Padas)

Terbentuk dari perpaduan antara batuan kapur dan pasir, jenis tanah ini disebut tanah semi padas (Tanah Liat).Tanah semi padas ini mudah ditemukan di dataran rendah dan lereng pegunungan.

Tanah Merah

Tanah yang cukup padat dan kokoh ini memiliki warna yang sesuai dengan namanya, yakni coklat kemerah-merahan. Tanah merah ini mudah menyerap air, mengandung aluminium dan zat besi dan mengandung bahan organik sedang.

Tanah Padas

Tanah jenis ini merupakan tanah yang biasanya digunakan pada pondasi bangunan berukuran besar seperti gedung bertingkat, tanah padas memiliki karakteristik sangat kokoh dan sulit menyerap air karena tingkat kepadatan yang sangat tinggi sehingga tidak cocok untuk pertanian.

Read More