Jenis-jenis Kapal Beserta Fungsinya

Sebelum membahas perkembangan kapal yang saat ini ada beberapa jenis dimana terbagi menyesuaikan fungsinya, ternyata kapal merupakan salah satu alat transportasi di dunia, bahkan dalam sebuah sumber dikatakan bahwa pelayaran kapal pertama dilakukan di zaman pra-sejarah yakni sekitar 900.000 tahun yang lalu.

Di zaman sekarang kapal tidak hanya memiliki satu jenis saja, namun seiring perkembangan teknologi di Dunia perkapalan, Kapal terbagi menjadi beberapa jenis. Berikut jenis-jenis kapal beserta fungsinya:

Kapal Fungsional

Karena jenis kapal ini dibuat serta digunakan untuk melakukan tugas-tugas tertentu seperti pengeboran, menderek, mendorong kapal lain dan sebagainya. Maka tidak salah apabila jenis kapal ini dinamakan kapal fungsional yang dimana kapal-kapal fungsional tersebut adalah:

Kapal Pemadam Kebakaran

Kapal pemadam kebakaran atau yang biasa disebut Fireboat ini dilengkapi dengan alat yang dirancang untuk memadamkan kapal kebakaran dan api kebakaran di garis pantai. Dengan menggunakan pompa dan nozzle yang dirancang memadamkan api. Pasokan air dari kapal pemadam kebakaran ini tidak terbatas karena secara efektif memompa langsung dari bawah lambung kapal.

Kapal Tunda (Tugboat)

Kapal Tunda atau yang biasa disebut Tugboat merupakan kapal untuk mendorong atau menarik kapal lainnya di pelabuhan, digunakan juga untuk menarik kapal tongkang, kapal yang rusak dan lainnya. Lebih tepatnya kapal tunda ini digunakan untuk melakukan pergerakan / manuver.

Kapal Derek

Kapal yang memiliki fungsi  untuk mengangkat beban berat ini biasa disebut kapal derek atau derek apung. Kapal yang mampu mengangkat beban hingga ratusan ton ini digunakan untuk membantu konstruksi proyek offshore (Lepas Pantai).

Kapal Pengebor (Drillship)

Kapal Pengebor (Drillship) merupakan kapal motor yang dilengkapi dengan drilling rig (menara bor) dan mesin penggerak tersendiri. Dengan adanya Dynamic Positioning Equipment, kapal ini dapat mengatur kestabilan posisinya saat melakukan aktivitas seperti pengeboran minyak atau gas alam.

Kapal Keruk (Dredger)

Kapal keruk merupakan kapal dengan peralatan tertentu yang digunakan untuk melakukan pengerukan. Fungsi dari kapal keruk persis seperti excavator atau bulldozer di darat, Kapal keruk biasanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan suatu pelabuhan, alur pelayaran dan industri lepas pantai.

Baca Juga: Mengenal Batu Pecah / Batu Split, Ukuran, Jenis, Fungsi dan Harganya

Kapal Angkatan Laut

Kapal angkatan laut ini merupakan kapal militer yang berfungsi untuk membantu operasi militer di daerah laut. Biasanya kapal-kapal tersebut adalah kapal induk, kapal selam dan kapal perang. Berikut ini kapal-kapal yang termasuk dalam jenis kapal angkatan laut:

Kapal Selam

Kapal selam merupakan kapal yang dimiliki oleh sebagian besar angkatan laut. Kapal selam juga digunakan untuk bertugas di kedalaman yang tidak sesuai untuk penyelam manusia dan ilmu pengetahuan air tawar maupun laut selain digunakan untuk kepentingan militer.

Kapal Patroli

Kapal patroli umumnya ditemukan di perbatasan laut. Kapal ini ukurannya cenderung kecil dan memang dirancang untuk melakukan berbagai tugas di pesisir pantai. Jenis kapal ini biasanya berfungsi untuk melindungi perbatasan, pembajakan, patroli perikanan, penegakan hukum imigrasi dan penyelundupan.

Kapal Perang

Sesuai dengan namanya, Kapal perang merupakan kapal yang digunakan untuk bertempur, kapal perang dirancang untuk menahan tembakan dari kapal musuh. Kapal perang juga berfungsi membawa pasokan, senjata dan amunisi untuk awaknya sendiri.

Kapal Penumpang

Kapal penumpang merupakan jenis kapal laut tertua yang berfungsi untuk mengangkut penumpang dalam jumlah yang cukup banyak. Diantara kapal penumpang tersebut seperti kapal feri, kapal pesiar dan kapal samudra. Berikut  ini kapal laut penumpang:

Kapal Samudra

Kapal samudra adalah kapal yang dibuat untuk transportasi penumpang dari suatu pelabuhan ke pelabuhan laut lainnya dengan terjadwal. Kapal samudra memiliki lambung kapal yang tebal sehingga membutuhkan bahan bakar yang cukup banyak guna menjangkau daratan yang lebih jauh.

Kapal Feri

Kapal Feri merupakan kapal transportasi yang menghubungkan pelabuhan dekat. Kapal Feri harus memenuhi syarat-syarat pelayaran di laut dan digunakan untuk menyelenggarakan perhubungan tetap. Kapal feri dapat membuat penumpang mengeluarkan biaya yang lebih kecil dibandingkan jembatan atau terowongan untuk membuat transit

Kapal Pesiar

Tujuan utama kapal pesiar digunakan oleh penumpang adalah untuk berwisata dan rekreasi. Biasanya penumpang menaiki kapal pesiar untuk menikmati hari-hari yang dihabiskan di atas kapal dengan segala kelengkapan fasilitas penginapan dan perlengkapan layaknya hotel berbintang.

Kapal Kargo

Kapal kargo atau kapal barang merupakan semua jenis kapal yang membawa muatan dan barang-barang dari suatu pelabuhan ke pelabuhan lain. Pada umumnya kapal barang ini didesain menyesuaikan tugasnya. Berikut ini berbagai macam kapal kargo:

Kapal Tongkang

Kapal tongkang adalah kapal yang memiliki propulsi atau sistem pendorong dengan lambung datar. Bentuk kapal tongkang seperti suatu kotak yang mengapung dan umumnya digunakan untuk membawa serta mengangkut muatan seperti minyak, batubara, pasir dan lain-lain dan ditarik oleh kapal tunda (Tugboat).

Kapal Peti Kemas (Container Ship)

Kapal peti kemas atau kapal kontainer merupakan kapal yang memiliki rongga untuk menyimpan kontainer pada ukuran standar yang diangkut oleh kapal peti kemas. Untuk melakukan peletakan peti kemas ke atas kapal, kapal ini biasanya menggunakan crane/derek khusus.

Kapal Tanker

Kapal tanker didesain untuk mengangkut minyak serta produk turunannya. Disamping untuk mengangkut minyak mentah, cairan kimia dan semacamnya, Kapal tanker juga digunakan untuk mengangkut pipa saluran.

Kapal Muatan Curah (Bulker)

Kapal muatan curah atau bulker didesain memiliki daya angkut yang besar dengan fungsi untuk mengangkut muatan barang berbentuk butiran seperti semen, bijih logam, biji-bijian. Dikatakan curah karena cara meletakan muatan tersebut dengan cara mencurahkan.

Read More