Mengenal Stockpile Dan Cara Manajemen Stockpile

Stockpile

Mengenal Stockpile Dan Cara Manajemen Stockpile - Apa itu Stockpile? Pengertian Stockpile Adalah tempat untuk menumpuk bahan untuk diambil, diolah, dipasarkan atau digunakan kembali. Material stockpile merupakan tempat pertama untuk menyimpan tambang setelah melalui proses transportasi yang panjang baik dari lokasi distributor maupun dari lokasi penggalian untuk industri pertambangan.

Sehingga tidak dapat dipastikan kualitas tambang tetap terjaga seperti kualitas aslinya sebelum diangkut ke tempat penyimpanan. Salah satu cara untuk menjaga kualitas material tambang setelah penambangan adalah dengan sistem stockpiling.

Apa Itu Manajemen Stockpile?

Untuk dapat mencari cadangan material tambang agar dapat dimanfaatkan dan dijual sebanyak-banyaknya, yaitu dengan mengelola kualitas tambang yang sesuai dengan permintaan pasar, yang disebut dengan stockpile management. Selain itu, pengelolaan stockpile juga merupakan langkah intensif bagi perusahaan dalam menjaga lingkungan sekitar agar tidak terkena polutan dari paparan tambang ke lingkungan sekitar.

Kemampuan menganalisis kualitas tambang merupakan komponen penting dalam pengelolaan pertambangan. Karena hal ini akan menentukan tinggi rendahnya harga jual dan teknik pengolahan yang canggih. Kali ini menteri pendidikan bertugas melakukan pembinaan dan pengawasan dalam kegiatan pertambangan. Manfaat Mengelola Manajemen Stockpile

Ada beberapa manfaat yang perlu diketahui bisnis tentang manajemen stockpile antara lain:

• Mampu memenuhi kebutuhan konsumen sesuai dengan permintaan pasar. • Mampu mengelola stabilitas kegiatan usaha. • Mengontrol stok material tambang agar sesuai dengan permintaan pelanggan. • Meminimalkan risiko keterlambatan produk sehingga kegiatan usaha tidak terhambat.

Cara Manajemen Stockpile

Ada beberapa cara yang tepat dan efektif untuk mengelola manajemen stockpile antara lain:

1. Buat Rencana

Sebelum memulai bisnis, satu hal yang perlu Anda ketahui adalah membuat rencana. Mulai dari konsep hingga strategi. Salah satunya adalah bagaimana mengelola stockpile management. Dalam bisnis sering dijumpai bahwa jumlah produk yang dikirim ke gudang berlebihan. Terakhir, karena kurangnya strategi promosi, produk menjadi dead stock. Alhasil, produk tersebut dijual dengan harga murah. Oleh karena itu, hal-hal seperti di atas perlu dihindari. Kelola dengan baik dan efektif. Jika ini dilakukan, stok produk tidak akan lagi berlebihan atau bahkan kurang.

2. Ketahui Sistem Stockpile

Banyak pebisnis yang menganggap tidak perlu detail dalam mengelola stockpile. Padahal, jika hal ini diabaikan, akan berdampak buruk bagi perusahaan. Misalnya, produk bisnis adalah makanan ringan. Dalam produk seperti itu harus ada tanggal kedaluwarsa. Nah, hal ini perlu diperhatikan karena tidak menjadi stok yang terbuang percuma. Oleh karena itu, para pebisnis perlu melakukan pengecekan secara berkala. Misalnya, mengetahui dan memahami bahwa akan ada cek setiap bulan, tiga bulan atau satu tahun. Hal ini untuk memastikan kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.

3. Buat SOP Yang Matang

Jika bisnis Anda bergerak ke arah yang lebih besar, Anda harus menyiapkan orang-orang terbaik untuk menjalankan bisnis tersebut. Misalnya, Anda perlu mencari supervisor yang menangani divisi tertentu seperti manajemen stockpile. Oleh karena itu, Anda perlu membuat SOP yang baik dan detail. Adanya SOP berarti stockpile produk harus aman. Tidak ada lagi produk kosong atau kelebihan stok.

4. Jadwal Stockpile

Dengan mematuhi SOP yang ketat dan rapi, stockpile produk juga harus aman. Oleh karena itu, untuk mengecek apakah aman atau tidak, buatlah jadwal. Misalnya, kapan waktu yang tepat untuk mengeluarkan stockpile produk dan menerima produk baru. Jika jadwal dilakukan secara teratur, SOP berjalan, bisnis akan semakin berkembang. Hal ini akan mempengaruhi terhadap peningkatan penjualan tambang.

5. Rincian Anggaran

Tidak dapat disangkal bahwa anggaran sangat penting dalam bisnis. Tidak hanya melakukan strategi pemasaran tetapi juga mengelola stockpile management. Buat catatan dari pendapatan hingga pengeluaran. Juga, waspadai biaya lain-lain atau insidental. Hal ini untuk mengantisipasi biaya yang seharusnya dialihkan ke biaya lain. Demikian ulasan tentang Mengenal Stockpile Dan Cara Manajemen Stockpile, semoga bermanfaat.

Untuk anda yang ingin mengetahui ketersediaan material pada Stockpile kami, anda dapat menghubungi kami langsung disini

Read More